Sadis! Istri Kacab BRI Dibunuh - BUSER-NEWS | Berani Demi Tegaknya Hukum & Keadilan

Hot

Post Top Ad

Sunday, March 4, 2018

Sadis! Istri Kacab BRI Dibunuh



BUSER-NEWS.COM.SEMARANG | Meta Novita Handayani (38) warga Perumahan Permata Puri, Kelurahan Beringin, Kecamatan Ngaliyan, Semarang, Jateng, ditemukan tewas di kamar rumahnya, Kamis (1/3) jam 00.00 wib.

Meta Novita Handayani adalah istri, R Agus Prabowo (40), kepala cabang Bank BRI di wilayah Jakarta.

Diduha, salah satu pelaku merupakan mantan pembantu rumah tangga (PRT) di rumah korban yang telah dikeluarkan.

"Dua orang boncengan naik kereta, laki-laki dan perempuan. Kalau gak salah 3 sampai 4 kali mereka mondar-mandir di sini. Saya sempat mbatin, kalau cari alamat kok nggak tanya. Ibarat pepatah, 'malu bertanya sesat di jalan," ujar Puji, tetangga korban, saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (1/3).

Tiba-tiba kedua pelaku masuk ke rumah korban. "Tiba-tiba saja dari rumah Bu Meta terdengar teriakan gak jelas. Tapi suaranya keras banget, saya hapal itu suaranya Bu Meta," katanya.

Selanjutnya, usai membunuh korban, keduanya langsung lari dengan mengendarai kereta Honda Supra Fit sambil menutup wajah mereka dengan masker. 

"Perempuan itu keluar rumah jalan kaki, ya pas Mbak Meta teriak-teriak. Terus saya manggil eyang, tetangga saya. Eyang, eyang, itu perempuan tadi yang pakai kaos oranye, lari keluar dari rumah Bu Meta," bebernya.

Merasa penasaran, Puji dan Eyang langsung mendatangi rumah korban. Tidak seperti biasanya, pagar dan pintu rumah dalam kondisi tertutup rapat. Saat diintip dari luar, saya melihat korban sudah dalam kondisi terlentang tidak bernyawa," tambah warga. 


Warga sempat mengejar kedua pelaku, namun  gagal menangkap keduanya. Beruntung, salah satu warga sempat memotre kereta Honda Supra Fit H 2560 BY yang dikendarai kedua pelaku.

Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Ngaliyan dan Polrestabes Semarang. Tak berselang lama, Tim Inafis Polrestabes Semarang tiba di lokasi kejadian.

Setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), jenazah korban dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang guna diotopsi. Dari hasil penyelidikan sementara, ditemukan luka tusukan senjata tajam di perut sebelah kiri.

"Ada luka benda tajam di perut sebelah kiri, satu luka tusuk. Kalau lainnya masih dilakukan otopsi," kata Kapolsek Ngaliyan, Kompol Donny Eko Listianto di lokasi kejadian, Kamis (1/3).

Dari hasil olah TKP, petugas juga menyita barang bukti dua pasang sandal masing-masing berwarna biru dan hitam. Diduga sandal tersebut milik dua pengendara motor yang masuk ke rumah korban.

Namun, Donny enggan membeberkan barang bukti tersebut, dan hanya menyebutkan saat ini masih dalam penyelidikan. "Motifnya apa masih kita selidiki, semoga pelaku cepat tertangkap," harapnya.
Ada dugaan, motif pembunuhan itu lantaran salah satu pelaku sakit hati lantaran telah dipecat sebagai PRT di rumah korban.

"Kami tidak mendasarkan pada perkiraan, kami masih kumpulkan bukti-bukti. Sekarang masih kami selidiki dan berusaha mengejar pelaku," ujarnya. (*)



sumber :jpnn
editor :irul



Post Top Ad

Your Ad Spot