![]() |
| jasad korban, Hearani. (istinewa) |
BUSER-KARO | Hearani (30), penjaga kantin sekaligus petugas kebersihan di SMKN 1 Merek, Karo, Sumatera Utara, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Mulutnya dilakban, lalu leher dan dadanya ditikami. Miris!
Informasi yang dihimpun, Jumat (9/3/2018) pagi, pembunuhan itu terjadi pada, Kamis (8/3/2018), mayat korban pertama kali ditemukan oleh seorang guru dan beberapa murid di SMKN 1 Merek.
Saat itu, sejumlah siswa melihat pintu kantin masih tertutup rapat. Selanjutnya, para siswa itu pun menggedor pintu kantin, namun tidak juga dibuka. Karena curiga, para siswa pun melaporkan kepada guru yang ada di sekolah.
Selanjutnya, para guru dan siswa pun membuka paksa pintu kantin. Spontan, suasana di sekolah SMKN 1 Merek, Karo sontak heboh. Sebab, mereka melihat tubuh korban yang dibalut selimut sudah tidak bernyawa dengan bersimbah darah dan mulut dilakban.
Temuan itu pun langsung dilaporkan ke Polsek Tiga Panah. Mendapat laporan itu, petugas langsung tutun kelokasi untuk melakukan olah TKP. Dari hasil penyelidikan, terdepat luka tusukan dibagia leher dan dada korban.
Selain itu dari lokasi kejadian, petugas menemukan barang bukti berupa 2 bilah parang, gunting dengan bercak darah dan satu gulung lakban.
Kapolsek Tiga Panah, AKP B Manurung membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, kasusnya masih dalam penyelidikan untuk mengungkap motif dan pelakunya.
"Masih kita lidik, untuk saat ini kita masih mengumpuli bukti-bukti dan saksi-saksi," pungkas B Manurung.
Sementara, saat kejadian, suami korban sedang tidak berada di tempat karena sedang berada di luar kota mengunjungi saudaranya.
“Korban dan suaminya sudah satu tahun lebih bekerja sebagai penjaga kantin dan kebersihan sekolah," ucap salah satu guru.
Saat ini, jasad korban telah dibawa ke ruangan jenazah RSUD Kabanjahe untuk dilakukan otopsi. (rul)






