![]() |
| istimewa |
Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi menjelaskan, alokasi dana tunai tersebut meningkat sekitar 90% dari jumlah yang disiapkan secara harian pada kondisi normal.
“Kami juga mengantisipasi dampak dari panjangnya rentang waktu cuti bersama musim lebaran tahun ini, yakni sejak 11 Juni – 20 Juni,” jelas Hery saat ditemui di Jakarta, Kamis (24/5/2018).
Khusus pada mesin ATM, Hery melanjutkan, pihaknya juga bakal meningkatkan ketersediaan uang tunai menjadi Rp1 triliun per hari, dari sekitar Rp900 miliar per hari untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan dana saat cuti bersama.
“Dari nilai itu, sebesar 40% dari jumlah dana itu akan didistribusikan di wilayah Jabodetabek, sementara 60% lainnya akan disalurkan ke kota-kota besar di Indonesia di luar Jabodetabek seperti, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya dan Bali,” kata Hery.
Adapun dana Rp 57,26 triliun tersebut bertambah sekitar 13% bila dibandingkan dengan momen hari raya tahun sebelumnya.
Hery menambahkan, Bank Mandiri akan menyiapkan jaringan IT secara optimal untuk memastikan seluruh operasional channel pembayaran elektronik lainnya, seperti jaringan ATM, SMS Banking, Mandiri Mobile, Mandiri Online dan Mandiri Call 14000 tetap terjaga dengan membentuk tim monitoring IT yang selalu siaga selama liburan.
“Untuk membantu masyarakat melakukan penukaran uang kecil, Bank Mandiri juga menyiapkan 3 unit Mandiri Mobil (Mamo) untuk melayani penukaran uang di kawasan Monas secara bergantian pada 21-25 Mei 2018,” tutup Hery.(*)






