BUSER-SUMUT | Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah salah satu produk kredit mikro yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Pasalnya, dibandingkan dengan fasilitas pinjaman modal usaha kredit usaha rakyat memiliki suku bunga paling rendah. Bahkan bisa diajukan tanpa agunan sekalipun.
Program KUR yang telah beberapa tahun berjalan baik memiliki tingkat konsumen sangat luas mulai dari para pedagang, petani, nelayan, hingga pelaku UMKM di Indonesia.
Tingkat suku bunga rendah bisa diberikan terhadap program KUR karena mendapatkan subsidi suku bunga dari pemerintah. Untuk itu bagi anda pelaku UMKM yang tahun 2018 ini membutuhkan tambahan modal usaha kami sarankan mengajukan pinjaman KUR melalui Bank BRI.
Sesuai amanat Presiden Joko Widodo, Bank BRI mengutamakan pendistribusian KUR ke sektor produktif. Sepanjang Januari-November 2017, bank yang menginjak usia ke-122 tahun ini sudah menyalurkan Rp 68,3 triliun, atau sekitar 75 persen terhadap seluruh penyaluran KUR nasional.
Keberadaan KUR telah menghadirkan banyak manfaat bagi pembangunan Indonesia. Penggunaannya bisa mempercepat pengembangan sektor riil, memperluas kesempatan kerja, hingga menanggulangi kemiskinan.
Salah satunya yang menunjukkan KUR terbesar adalah Bank BRI yang ada di Sumut. Tahun 2017, target KUR untuk Bank BRI Wilayah Sumut sebesar Rp 1,8 triliun. Namun, karena kerja keras yang dimiliki oleh para pegawai Bank BRI, akhirnya membuahkan hasil dengan melebih target sebesar Rp 2,05 triliun.
Hal ini menujukkan, Bank BRI yang ada di Sumut tercatat KUR paling besar dibandingkan dengan bank lainnya. "Tahun 2017, Bank BRI merupakan penyalur KUR tersebesar di Indonesia, begitu juga dengan Bank BRI yang ada di Sumut," ucap Pimpinan Wilayah BRI Sumut, Presley Hutabarat. (rul)






