Astaga! Diduga Habis Main 'Kuda-Kudaan', IRT Ini Tewas di Kamar Hotel - BUSER-NEWS | Berani Demi Tegaknya Hukum & Keadilan

Hot

Post Top Ad

Thursday, March 8, 2018

Astaga! Diduga Habis Main 'Kuda-Kudaan', IRT Ini Tewas di Kamar Hotel

Bohongi suami 


istimewa


BUSER-MADIUM | Diduga kehabisan tenaga usai main kuda-kudaan, seorang wanita berisinial, NS (36) warga Sempu, Kecamatan Ngebel, Ponorogo tewas di salah satu kamar hotel melati di Jalan Raya Ponorogo KM 5, Kaibon, Kabupaten Madiun, Senin (6/3/2018) malam.

Wanita yang sudah memiliki suami ini tewas saat bersama selingkuhannya, RS (51) disebuah kamar hotel. Amalak!

Informasi yang didapat, sebelumnya, Senin (5/3/2018) jam 05.00 wib, korban permisi kepada suaminya, RN dengan alasan ingin memperbaiki hape miliknya. Karena khawatir, RN pun mengantarkan istrinya, NS di simpang Jalan Raya Dolopo, Kab. Madium.

Sesampainya di simpang Jalan Raya Dolopo, NS meminya suaminya untuk kembali ke rumah, sementara ia akan melanjutkan perjalanan dengan menumpangi angkot (bus).

Namun, NS bukannya melanjutkan perjalanan untuk memperbaiki hape, ia ternyata menunggu jemputan dari RS yang diketahui warga Desa Suluk, Kecamatan, Dolopo, Kab. Madium. Sekitar jam 10 pagi, RS tiba dan keduanya melanjutnya perjalanan ke hotel melati di Jalan Raya Ponorogo KM 5, tepatnya di Kaibon, Kabupaten Madiun. Selanjutnya, pasangan selingkuh ini cek-in di kamar 121. 

Diduga, kedua pasangan itu sudah melakukan hububungan badan hingga berulang kali. Sebab, sekitar jam 13.00 wib, RS keluar dari kamar hotel untuk meminta pertolongan kepada pegawai hotel, Yudiono dan Narno karena wanita yang bersamanya sudah tidak sadarkan diri. 

Oleh pegawai hotel, RS disarankan untuk membawa NS ke rumah Sakit Griya Husada Madium. Dibantu oleh pegawai hotel, NS pun dibawa ke rumah sakit. Namun, sesampainya di rumah sakit, nyawa NS tidak bisa diselamatkan lagi.

Dari keterangan pihak rumah sakit, korban meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. Kasus ini pun akhirnya dilaporkan ke Polres Madium. 

Dari hasil penyelidikan semantara, belum diketahui penyebab kematian korban apakah dibunuh atau overdosis. Sementara, dari hasil olah TKP, terdapat bercak kuning dari celana dalam warna ungu milik korban. 

"Belum bisa dipastikan kematian korban, apakah dibunuh atau overdosis atau serangan jantung, Karena tidak ada tanda-tanda luka ditubuh korban, kita tunggu saja hasil otopsi dari rumah sakit," ucap Kasubbag Humas Polres Madiun, AKP Sumantri. (bsr)



sumber :tribunnews
editor : irul/buser-news.com

Post Top Ad

Your Ad Spot